Masjid Quba, Masjid Bersejarah di Madinah Yang Memiliki Keistimewaan

 56 total views,  1 views today

Masjid Quba, Masjid Bersejarah di Madinah Yang Memiliki KeistimewaanMasjid Quba merupakan salah satu tempat ibadah umat Islam yang memiliki sejarah dan keistimewaan tersendiri. Masjid Quba terletak di luar kota Madinah tepatnya sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Menurut beberapa riwayat, Masjid Quba merupakan masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah ﷺ pada saat hijrah ke Madinah.

Ketika Rasulullah ﷺ hijrah dari Makkah yang bertepatan pada Senin 8 Rabiul Awal atau 23 September 622 Masehi. Beliau sempat singgah di Quba’ bersama Bani ‘Amru bin Auf di rumah Kalthum bin Al-Hadm.

Pada hari pertama kedatangan Rasulullah ﷺ di Quba’, Beliau terus membina Masjid Quba’ dan ikut serta dalam mengambil beban Rasulullah ﷺ. Beliau tidak mengindahkannya dan menyuruh mereka membawa barang lain sepertinya.

Setelah masjid berdiri, Rasulullah ﷺ menjadi imam ketika melaksanakan shalat berjamaah secara terbuka bersama para sahabat di Masjid Quba’ yang kiblatnya mengarah ke Masjid Al-Aqsha.

Setelah berada di Madinah, Nabi Muhammad ﷺ. selalu menyempatkan diri mendatangi Masjid Quba untuk melakukan salat dua rakaat. Dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abdullah bin Umar, dia berkata;

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي مَسْجِدَ قُبَاءٍ كُلَّ سَبْتٍ، مَاشِيًا وَرَاكِبًا فَيُصَلِّي فِيْهِ رَكْعَتَيْنِ

“Dahulu Nabi Muhammad ﷺ. mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan berjalan kaki atau berkendaraan kemudian melaksanakan salat dua rekaat.”

Melalui hadis ini, Imam Nawawi dalam kitabnya Almajmu menganjurkan untuk senantiasa mengunjungi dan salat di Masjid Quba terutama pada hari Sabtu.

يستحب استحبابا متأكدا أن تأتي مسجد قباء وهو في يوم السبت آكد ناويا التقرب بزيارته والصلاة فيه

“Sangat disunahkan untuk mendatangi Masjid Quba terutama pada hari Sabtu dengan niat mendekatkan diri kepada Allah dan salat di dalamnya.”

Mengunjungi dan salat di Masjid Quba terdapat keutamaan yang sangat agung, di antaranya salat di dalamnya bernilai seperti pahala umrah. Dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah dari Sahl bin Hunaif disebutkan, bahwa Nabi Muhammad ﷺ. bersabda;

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءَ، فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu datang ke Masjid Quba’, kemudian dia mendirikan salat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah.”

Dalam hadis lain yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Usaid bin Alhudhair, Nabi Saw. bersabda;

صَلاَةٌ فِيْ مَسْجِدِ قُبَاءَ كَعُمْرَةٍ

“Salat di Masjid Quba seperti melakukan umrah.”

Oleh karena itu, ketika kita berada di Madinah, kita sangat dianjurkan untuk mendatangi Masjid Quba dan salat di dalamnya, baik salat wajib atau sunah. Selain untuk mengikuti sunah Nabi Muhammad ﷺ, mendatangi Masjid Quba dan salat di dalamnya memiliki keutamaan yang besar, yaitu bernilai seperti pahala umrah.

DGI Samira Ali Wisata sebagai travel umroh yang memiliki izin resmi Kemenag RI, senantiasa mengagendakan untuk berkunjung ke Masjid Quba di Madinah. Disamping untuk mengenalkan sejarah dan keistimewaan Masjid Quba, juga diharapkan bisa menguatkan keimanan dan keyakinan akan kebesaran Allah SWT, serta senantiasa mengikuti sunah-sunah Rasulullah ﷺ.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *